penggerebekan muda-mudi Aceh

Penggerebekan muda-mudi Aceh terjadi di Aceh Besar ketika warga setempat menangkap tujuh remaja yang menggelar pesta minuman keras dan perilaku asusila di dalam rumah pada Minggu (21/9/2025). Warga bertindak cepat setelah curiga melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) setempat langsung menindaklanjuti laporan warga dan mengamankan ketujuh remaja. Tindakan warga ini mencegah kerusakan moral lebih lanjut di masyarakat.


Kronologi Penggerebekan Muda-mudi Aceh

Warga Aceh Besar melaporkan aktivitas remaja pada pukul 04.30 WIB. Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, menjelaskan, mereka menemukan tiga pria dan empat wanita sedang pesta minuman keras dan melakukan tindakan asusila.

“Ketujuh remaja langsung diamankan oleh petugas untuk memastikan keamanan lingkungan,” jelas Muhajir. Petugas kemudian meminta mereka memberikan keterangan di kantor Satpol PP- WH.


Satpol PP dan WH Bertindak Tegas

Dalam penggerebekan muda-mudi Aceh, petugas menegaskan tindakan tegas diperlukan untuk melindungi generasi muda dari perilaku negatif. Muhajir menambahkan, “Kami mengingatkan remaja untuk menjauhi perilaku yang merusak moral dan masa depan mereka.”

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen aparat menegakkan hukum dan syariat Islam di Aceh.


Peran Warga dan Program Pageu Gampong

Warga terlibat aktif melalui program Pageu Gampong yang digagas Bupati Aceh Besar. Program ini mendorong masyarakat menjaga ketertiban dan mencegah perilaku yang melanggar hukum dan syariat.

Muhajir menegaskan, “Partisipasi warga membantu kami mencegah pelanggaran hukum dan menjaga ketertiban di Aceh Besar.”


Pesan Moral untuk Generasi Muda

Kasus ini menjadi peringatan bagi remaja agar menghindari perilaku negatif. Satpol PP dan WH meminta keluarga dan tokoh masyarakat membimbing remaja agar tetap berada di jalur positif.

Aktivitas seperti pesta miras dan seks bebas tidak hanya merugikan individu tetapi juga mengganggu ketertiban dan moral masyarakat sekitar.

By jdcuy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *